Menggege mangsa

Memaksa Tanaman Berbuah
Memaksa Tanaman Berbuah

Siapa tak ingin pohon buahnya tak berhenti menghasilkan buah? Tetapi bagaimana mungkin? Bagaimana memaksa tanaman berbuah? Begitu pasti jawaban Anda. Karena hampir semua jenis buah hanya berbuah sesuai musimnya. Dengan beberapa trik sebetulnya Anda bisa, kok, memaksa tanaman buah Anda berbuah sepanjang masa. Ikuti saja langkah-langkah yang diajarkan Nany J. Lomboan berikut ini.

Anda sebenarnya tidak perlu menunggu musim untuk bisa menikmati buah dari tanaman Anda. Soalnya, ia bisa dipaksa berbuah diluar musim berbuah, bahkan jika dipaksa berbuah sepanjang tahun sekalipun. Kalau tidak mubazir benar waktu Anda sementara itu Anda pun harus merawatnya. Jadi jangan sampai habis waktu habis tenaga, dan habis biaya tapi buah tidak ada.

Tanaman Harus Subur

Sekalipun tergolong tanaman yang bisa berbuah sepanjang tahun, tetapi belimbing, jeruk kecil (limau, nipis, lemon), dan jambu biji memiliki puncak masa berbuah paling lebat pada bulan-bulan tertentu.

Belimbing sekitar bulan Mei, jeruk limau antara Desember dan Februari, jeruk nipis Februari-April, sedangkan jambu biji Februari-Maret. Kedondong kecil, seperti kedondong Bangkok, biasanya berbuah lebat sepanjang bulan Januari hingga Maret.

Tanaman tersebut tergolong sangat reaktif terhadap rangsangan pembuahan. Begitu dipaksa berbuah, mereka akan segera memunculkan bunga dan bakal buah (Jawa;pentil), terutama jika ditanam dalam pot. Begitu pula dengan jambu air, mangga, sawo, anggur. Sedangkan tanaman berikut agak sulit berbuah diluar musim berbuahnya sekalipun sudah susah payah dipaksa berbuah. Diantaranya rambutan, sirsak, jambu bol, jambu mawar, manggis duku, lengkeng, nangka mini.

Sebelum program pemaksaan pembuahan tersebut dilakukan, teliti dulu apakah selama ini Anda sudah tepat merawatnya, khususnya pemupukannya. Kalau belum, lakukan pemupukan berikut sesuai sesuai dengan jenis dan umur tanaman.

Pemberian Pupuk Yang Sesuai

Belimbing umur 0-1 tahun diberi pupuk organic (pupuk kandang atau kompas) 15 liter setiap 2 bulan. Umur 1-2 tahun setiap bulan diberi pupuk organic 20 liter dan NPK 300 gram, umur 3-4 tahun setiap 6 bulan dipupuk organic 40 liter dan NPK 500 gram.

Jeruk kecil umur 0-1 tahun setiap bulan dipupuk urea 5 gram dan KCI 5 gram (sejak umur 6 bulan ditambah dengan 40 liter pupuk organic), umur 1-3 tahun setiap 4 bulan dipupuk urea 50 gram, TSP 50 gram dan KCI 75 gram (setiap 6 bulan dipupuk organic 80 liter), umur 3-4 tahun setiap 3 bulan diberi pupuk urea 75 gram, TSP 75 gram, dan KCI 100 gram (setiap 6 bulan ditambah pupuk organic 120 liter).

Jambu biji umur 1 bulan diberi pupuk NPK 100 gram, umur 2 bulan 1 tahun setiap bulan dipupuk NPK 150 gram (sejak ke-6 ditambah pupuk organic 20 liter), umur 1-2 tahun setiap 4 bulan diberi pupuk NPK 100 gram (Selasa 6 bulan ditambah pupuk organic 40 liter), umur 2-3 tahun dipupuk NPK 125 gram (setiap 6 bulan ditambah pupuk organic 60 liter).

Seluruh pupuk tersebut diberikan dalam lubang sedalam 10-20 cm yang digali melingkar seluas tajuk tanaman (batas luar bentangan daun)

Siapa tak ingi pohon buahnya tak berhenti menghasilkan buah? Tetapi bagaimana mungkin? Begitu pasti jawaban Anda. Karena hampir semua jenis buah hanya berbuah sesuai musimnya. Dengan beberapa trik sebetulnya Anda bisa, kok, memaksa tanaman buah Anda berbuah sepanjang masa. Ikuti saja langkah-langkah yang diajarkan Nany J. Lomboan berikut ini.

Pembatasan Air Siraman

Setelah pertumbuhannya cukup subur, lakukan pemangkasan. Buang ranting-ranting yang terlalu kecil, cabang air (yang tumbuh mendatar), dan cabang maling (tumbuh tegak lurus dan hampir tanpa daun).

Seminggu berikutnya, kurangi jumlah air siraman secara bertahap sampai mencapai titik layu. Tandanya, daun muda sudah kelihatan layu tapi tidak sampai rontok. Hal ini bisa dengan mudah teramati pada tanama belimbing dan jeruk. Pada tanaman jambu air titik layu ini kurang tampak, sehingga Anda harus hati-hati melakukannya.

Pertahankan air siraman tersebut hingga muncul bintik-bintik calon bunga berwarna merah pada cabang tanaman. Biasanya memakan waktu 4-6 minggu. Setelah itu, siram tanaman secara normal (5-8) liter, agar calon bunga tidak rontok dan bisa tumbuh menjadi buah.

Cara pemaksaan pembuahan dengan pengeringan ini bisa diterapkan hampir pada semua jenis tanaman buah, kecuali pada manggis dan jambu bol. Pemaksaan pembuahan ini bisa dikombinasikan dengan penyemprotan larutan larutan kalium nitrat. Keuntungannya, calon bunga lebih cepat muncul dan jumlah buah per dempolan akan menjadi lebih banyak. Lakukan ini pada rambutan, anggur, kedondong kecil, duwet atau jamblang.

Buat larutan kalium nitrat dengan konsentrasi 1,0% (10 gram kalium nitrat per 1 liter air). Kalium nitrat bisa dibeli ditoko bahan kimia. Semprotkan larutan ini secukupnya kepucuk-pucuk tanaman, kira-kira 2-3 liter untuk setiap 10 pucuk.

Untuk tanaman mangga, pemaksaan pembuahan yang hasilnya paling efektif adalah pembatasan jatah air siraman yang diikuti dengan penyemprotan hormon alias ZPT (Zat Pengatur Tumbuh). Pilih hormone yang mengandung bahan aktif paklobutrazol, seperti asam suksinat (succinic acid), daminozide, malelehydrazide.

Dua minggu setelah tanaman disiram secara terbatas samapi titik layu, lakukan penyemprotan hormone keseluruh tajuk tanaman. Ulangi pekerjaan yang sama 2 minggu kemudian, menjelang munculnya calon bunga.